Gempa Bumi Terkini Sulsel 26 Oktober 2025: Update BMKG

Gempa Bumi Terkini Sulsel 26 Oktober 2025: Update BMKG

Gempa Bumi Terkini Sulsel 26 Oktober 2025: Update BMKG

Informasi Terkini Mengenai Gempa Bumi di Sulawesi Selatan

Pada hari Minggu, tanggal 26 Oktober 2025, terjadi gempa bumi yang berpusat di wilayah Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Gempa tersebut memiliki kekuatan magnitudo 2,7 dan terjadi pada pukul 16.24 Wita. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi ini berada di darat dengan kedalaman sekitar 12 kilometer. Titik koordinat pusat gempa adalah 2.48 lintang selatan dan 120.77 bujur timur. Lokasi pusat gempa berada sekitar 46 kilometer arah barat laut dari Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Advertisement

BMKG merupakan lembaga pemerintah non-kementerian Indonesia yang bertugas dalam bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika. Dalam rilisnya, BMKG menyampaikan informasi mengenai gempa bumi tersebut dengan peringatan bahwa data yang diberikan masih dalam proses pengolahan dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan data.

Rincian Data Gempa Bumi

Berikut data lengkap mengenai gempa bumi yang dirilis oleh BMKG:

  • Magnitude: 2.7
  • Tanggal: 26 Oktober 2025
  • Waktu: 15:23:20 WIB
  • Lokasi: 2.48 LS, 120.77 BT (46 km Barat Laut Luwu Timur-Sulsel)
  • Kedalaman: 12 km

BMKG juga memberikan disclaimer bahwa informasi yang disampaikan bersifat sementara dan belum stabil karena masih dalam proses pengolahan data.


Tindakan yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa Bumi

Gempa bumi bisa terjadi kapan saja, sehingga penting untuk mengetahui langkah-langkah keselamatan yang harus dilakukan. Berikut beberapa tindakan yang direkomendasikan:

  1. Jika Anda Berada di Dalam Bangunan
  2. Lindungi kepala dan tubuh Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja atau tempat yang aman.
  3. Cari lokasi yang paling aman dari bahaya guncangan.
  4. Jika memungkinkan, segera keluar dari bangunan setelah gempa reda.

  5. Jika Berada di Luar Bangunan atau Area Terbuka

  6. Hindari bangunan-bangunan yang ada di sekitar, seperti gedung, tiang listrik, atau pohon.
  7. Perhatikan tanah di bawah kaki Anda, hindari area yang mungkin mengalami rekahan.

  8. Jika Sedang Mengendarai Mobil

  9. Keluar dari mobil dan menjauh dari kendaraan jika terjadi pergeseran atau kebakaran.
  10. Pastikan Anda berdiri di tempat yang aman dan tidak rentan terhadap kerusakan.

  11. Jika Tinggal atau Berada di Pantai

  12. Segera jauhi pantai untuk menghindari potensi tsunami.

  13. Jika Tinggal di Daerah Pegunungan

  14. Hindari daerah yang rentan longsoran, terutama setelah gempa bumi terjadi.

Penjelasan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity)

Skala MMI digunakan untuk menggambarkan intensitas gempa bumi berdasarkan dampaknya terhadap manusia dan lingkungan. Berikut penjelasan skala MMI:

  • MMI I-II: Tidak Dirasakan (Not Felt)
    Tidak dirasakan atau hanya terasa oleh beberapa orang, tetapi terekam oleh alat.

  • MMI III-V: Dirasakan oleh Orang Banyak
    Benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan jendela kaca bergetar, tetapi tidak menimbulkan kerusakan.

  • MMI VI: Kerusakan Ringan (Slight Damage)
    Bagian non struktur bangunan mengalami kerusakan ringan, seperti retak rambut pada dinding atau genteng yang bergeser.

  • MMI VII-VIII: Kerusakan Sedang (Moderate Damage)
    Banyak retakan terjadi pada dinding bangunan sederhana, sebagian roboh, kaca pecah, dan sebagian plester dinding lepas.

  • MMI IX-XII: Kerusakan Berat (Heavy Damage)
    Sebagian besar dinding bangunan permanen roboh, struktur bangunan mengalami kerusakan berat, rel kereta api melengkung.


Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar