Duo Mikel Arteta Senilai Rp2,4 Triliun Bisa Jadi Seperti White dan Bukayo Saka di Sisi Kiri Arsenal

Duo Mikel Arteta Senilai Rp2,4 Triliun Bisa Jadi Seperti White dan Bukayo Saka di Sisi Kiri Arsenal

Duo Mikel Arteta Senilai Rp2,4 Triliun Bisa Jadi Seperti White dan Bukayo Saka di Sisi Kiri Arsenal

Arsenal dan Keseimbangan Tim yang Membawa Mereka ke Tingkat Baru

Pada Selasa malam, Arsenal menunjukkan performa luar biasa dengan mengalahkan Atltico Madrid 4-0 di Liga Champions. Semua gol tercipta dalam waktu 12 menit di babak kedua, menunjukkan ketajaman dan kesiapan tim untuk menghadapi kompetisi penting.

Advertisement

Penyerang baru Viktor Gykeres mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut, memberikan sedikit tekanan pada dirinya sendiri. Sementara itu, Martn Zubimendi, pemain baru musim panas lainnya, menunjukkan permainan yang sangat menarik. Penambahan pemain ini telah meningkatkan kualitas keseluruhan tim Mikel Arteta, membawa mereka ke level yang lebih tinggi.

Namun, apakah keseimbangan menjadi salah satu faktor utama yang membuat Arsenal tampil maksimal akhir-akhir ini?

Kecenderungan Arsenal ke Sisi Kanan

Selama musim lalu, sebagian besar serangan Arsenal berasal dari sisi kanan. Performa terbaik mereka terjadi pada paruh kedua musim 2023/24, dengan 16 kemenangan dari 18 pertandingan Liga Primer. Trisula penyerang Benjamin White, Martin Odegaard, dan Bukayo Saka berada di sisi kanan, menjadi ancaman terbesar bagi lawan.

Kombinasi yang paling umum adalah White melakukan overlapping, memberi ruang bagi Saka, sementara Odegaard bertugas mencari peluang. Ini bekerja karena "larinya yang energik dan tepat waktu" White serta "umpan indah" Odegaard, ditambah kemampuan menggiring bola Saka yang memaksa lawan untuk menggandakan serangan.

Menurut Telegraph, 45 persen serangan Arsenal musim lalu berasal dari sayap kanan, naik dari 38 hingga 41% pada dua musim sebelumnya. Ini menjadi pola jangka panjang, meskipun beberapa lawan mampu menetralkannya.

Gol kemenangan Kai Havertz melawan Brentford pada Maret 2024 menjadi contoh bagus dari ancaman yang ditimbulkan Arsenal di sisi kanan. Kini, akuisisi terkini telah membuat tim Arteta lebih seimbang, tidak lagi bergantung sepenuhnya pada keajaiban Saka.

Penampilan Baru Arsenal di Sisi Kiri yang Kreatif

Dulu, Oleksandr Zinchenko bertugas sebagai bek kiri penyerang. Kini, posisi tersebut diisi oleh Riccardo Calafiori. Pemain asal Italia ini telah menjadi starter dalam delapan pertandingan Liga Primer sejauh ini, digambarkan sebagai "pertahanan yang sangat solid" dan "orang paling menggetarkan dalam hiburan olahraga" setelah kemenangan 1-0 atas Fulham.

Secara mengejutkan, hanya Gykeres yang memiliki lebih banyak percobaan tembakan di antara para pemain Arsenal di Liga Primer musim ini. Calafiori juga berkontribusi di semua area lapangan, termasuk berada di urutan kedua setelah Declan Rice dalam hal pemulihan bola.

Seperti yang diketahui White, seorang bek sayap yang menyerang hanya sebaik pemain di depannya. Oleh karena itu, apakah Eberechi Eze adalah orang yang tepat untuk Calafiori?

Saat ini, Eze ditempatkan lebih ke arah kanan, menggantikan Odegaard, dengan Leandro Trossard dan Gabriel Martinelli berbagi waktu di sayap kiri. Meski begitu, kecenderungan alami Eze adalah bergerak ke kiri, sesuatu yang harus ia lawan saat ini.

Analisis Ben Mattinson pada tahun 2024 menyebutkan bahwa pasangan ini bisa menjadi "White dan Saka yang kidal", dengan banyak kesamaan. Calafiori disebut sebagai "pembawa bola yang lebih baik", sementara Eze "kreatif". Mereka berpotensi membawa Arsenal meraih gelar Liga Primer.

Eze, yang datang dari Crystal Palace, terlalu bersemangat. Pada bulan Agustus, ia mencatatkan assist ketiganya untuk Arsenal pada hari Selasa, menyiapkan gol pertama dari dua gol Gykeres. Ia juga mencetak gol pertamanya untuk The Gunners di Port Vale dalam Piala EFL bulan lalu.

Saat Arteta mencari lebih banyak kreativitas di tengah, Eze secara rutin ditempatkan di tengah sejauh ini, tetapi juga memulai di kiri. Contoh terbaik dari apa yang mampu dilakukannya dari posisi yang lebih lebar terjadi saat melawan Nottingham Forest, menerobos masuk dari belakang untuk menyambut umpan lambung dari Calafiori, sebelum memberikan umpan kepada Gykeres yang dengan mudah menceploskannya ke gawang.

Gol ini bisa jadi hanya salah satu dari sedikit sumbangan yang dapat diberikan pasangan senilai 110 juta atau Rp2,4 Triliun ini musim ini.

Kesimpulan

Jika sisi kiri Arsenal menjadi sama kuatnya dengan sisi kanan mereka, para pendukung punya banyak alasan untuk percaya bahwa ini benar-benar bisa menjadi tahun mereka. Dengan penambahan pemain yang signifikan dan keseimbangan yang lebih baik, Arsenal tampak siap untuk kembali meraih trofi terbesar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar