
Kunjungan Duta Besar Uni Emirat Arab ke Kabupaten Sumedang
Kunjungan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Abdulla Salem Aldhaheri, ke Kabupaten Sumedang menarik perhatian banyak pihak. Dalam kunjungan tersebut, Delegasi UEA diterima oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan diajak mengunjungi Command Center serta PPS di wilayah tersebut.
Selama pertemuan, Bupati Dony menyampaikan berbagai potensi investasi yang tersedia di Kabupaten Sumedang. Mulai dari sektor pertanian organik di Desa Cikurubuk Buahdua hingga energi terbarukan dan pariwisata di Kawasan Jatigede. Menurutnya, kawasan ini memiliki potensi besar yang bisa dikembangkan dengan dukungan investor luar negeri.
“Duta besar dari UEA tertarik datang untuk melihat beberapa potensi investasi di Kabupaten Sumedang berkaitan dengan agrikultur, agrobisnis, pariwisata, dan energi baru terbarukan,” ujar Dony.
Ia juga menyampaikan bahwa Duta Besar UEA akan kembali ke Sumedang untuk menindaklanjuti program investasi yang telah dibahas. “Duta besar UEA ini akan datang kembali ke Sumedang khusus untuk menindaklanjuti detail program-program investasi Sumedang dan juga akan wisata di Kabupaten Sumedang. Mudah-mudahan kedatangan pak Dubes ini mendatangkan keberkahan bagi masyarakat Sumedang,” tambahnya.
Tanggapan Duta Besar UEA
Duta Besar UEA, Abdulla Salem Aldhaheri, menyampaikan rasa senang dan bangga atas paparan yang disampaikan oleh Bupati Dony. Ia menilai bahwa Kabupaten Sumedang memiliki banyak peluang yang menarik untuk dikembangkan.
“Hari ini saya sangat senang dan bangga melihat paparan yang disampaikan bupati. Saya melihat di sini banyak peluang, banyak area yang menarik dari Kabupaten Sumedang yang bisa kita lihat untuk dipelajari, dievaluasi, dan yang kami nantikan ke depannya. Kami sangat bangga dengan hubungan ini dan kami menantikan hasil dari kerja sama ini,” katanya.
Abdulla Salem juga menyampaikan apresiasi terhadap transparansi data dan regulasi yang dimiliki oleh Kabupaten Sumedang dalam melindungi investasi. Menurutnya, hal ini menjadi referensi yang baik bagi para investor.
“Saya sangat bangga dan terkesan dengan paparan bupati, terutama pada saat melihat transparansi data dan saya juga senang melihat proteksi investasi, ini ide bagus yang ingin kami lihat karena investor yang datang dari luar, mereka ingin melihat ekosistem bisnis yang dapat diandalkan,” jelasnya.
Potensi Investasi di Kabupaten Sumedang
Dalam kesempatan ini, Bupati Dony juga menjelaskan berbagai sektor yang memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan. Salah satunya adalah pertanian organik di Desa Cikurubuk Buahdua. Wilayah ini dikenal dengan produksi pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Selain itu, energi terbarukan juga menjadi salah satu fokus utama. Kabupaten Sumedang memiliki sumber daya alam yang cukup besar, termasuk potensi energi matahari dan angin yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan proyek energi hijau.
Pariwisata juga menjadi salah satu sektor yang menarik perhatian investor. Kawasan Jatigede, misalnya, memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata alam dan budaya yang bisa dikembangkan secara berkelanjutan.
Kesimpulan
Kunjungan Duta Besar UEA ke Kabupaten Sumedang merupakan langkah penting dalam memperkuat hubungan antara dua negara. Dengan adanya potensi investasi yang besar, harapan besar dititipkan agar kerja sama ini bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumedang.
Melalui paparan yang disampaikan oleh Bupati Dony, Duta Besar UEA merasa yakin bahwa Kabupaten Sumedang memiliki kondisi yang ideal untuk menarik investasi. Dengan transparansi data dan regulasi yang jelas, kabupaten ini siap menjadi mitra strategis bagi investor internasional.
Komentar
Kirim Komentar