Dua Bahasa Asing Masuk Kurikulum, Jadi Wajib Mulai 2027

Dua Bahasa Asing Masuk Kurikulum, Jadi Wajib Mulai 2027

Advertisement

Kebijakan Pendidikan Baru: Bahasa Inggris dan Portugis Jadi Mata Pelajaran Wajib

Pemerintah Indonesia telah mengumumkan kebijakan pendidikan baru yang akan berlaku mulai tahun ajaran 2027/2028. Dalam kebijakan ini, dua bahasa asing akan menjadi mata pelajaran wajib bagi siswa SD hingga SMA. Kedua bahasa tersebut adalah Bahasa Inggris dan Bahasa Portugis.

Bahasa Inggris sebagai Mata Pelajaran Wajib

Bahasa Inggris sudah lama diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia, namun kini akan menjadi mata pelajaran wajib sejak tingkat Sekolah Dasar (SD). Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025.

Menurut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muti, kebijakan ini merupakan implementasi dari Peta Jalan Pendidikan Nasional yang menekankan pentingnya kemampuan berbahasa asing, terutama Bahasa Inggris. "Bahasa Inggris adalah instrumen kunci dalam mengembangkan profil lulusan yang produktif dan kompetitif secara global," ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga akan meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan. Salah satu cara mencapai hal ini adalah dengan menyelenggarakan pelatihan intensif untuk guru Bahasa Inggris mulai tahun depan. Tujuannya adalah untuk memastikan pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan standar pendidikan masa depan.

Bahasa Portugis Masuk Kurikulum Sekolah dan Kampus

Selain Bahasa Inggris, Bahasa Portugis juga akan dimasukkan dalam kurikulum sekolah dan kampus. Keputusan ini diambil setelah Presiden RI, Prabowo Subianto, menyatakan bahwa Bahasa Portugis akan menjadi salah satu prioritas bahasa yang diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia.

Pernyataan ini muncul saat pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dengan Presiden Brazil, Luiz Incio Lula da Silva, di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa Bahasa Portugis, sebagai bahasa nasional Brazil, akan mulai diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia.

"Sebagai bukti kami memandang Brazil sangat penting, saya telah merumuskan bahwa bahasa Portugis akan menjadi salah satu prioritas bahasa (yang diajarkan di sekolah-sekolah, red.)," kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga telah memerintahkan dua menterinya, yaitu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, untuk menyusun kurikulum yang memuat Bahasa Portugis. Selain itu, mereka juga diminta untuk memperkenalkan mata pelajaran serta mata kuliah Bahasa Portugis di sekolah dan kampus-kampus di Indonesia.

Prioritas Bahasa Asing di Pendidikan Indonesia

Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menyebutkan bahwa Bahasa Portugis akan menjadi salah satu bahasa asing prioritas yang diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia. Selain Bahasa Inggris, bahasa-bahasa lain seperti Bahasa Arab, Bahasa Mandarin, Bahasa Jepang, Bahasa Korea, Bahasa Prancis, Bahasa Jerman, dan Bahasa Rusia juga akan tetap menjadi prioritas.

"Karena penting, saya sudah putuskan bahasa Portugis menjadi bahasa prioritas di pendidikan kita selain bahasa-bahasa tersebut," ujarnya.

Keputusan ini diharapkan dapat memperluas wawasan siswa tentang budaya dan bahasa asing, serta meningkatkan kompetensi mereka dalam menghadapi dunia yang semakin terhubung.

Kesimpulan

Dengan adanya kebijakan pendidikan baru ini, Indonesia semakin memperkuat posisi sebagai negara yang siap menghadapi tantangan global. Dengan peningkatan kompetensi guru dan pengenalan bahasa asing baru, siswa Indonesia diharapkan mampu bersaing secara internasional.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar