
Revitalisasi Ruang Kelas SDN II Jatigreges Ditetapkan sebagai Prioritas
Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk menetapkan revitalisasi ruang kelas SDN II Jatigreges, Kecamatan Pace, sebagai prioritas utama. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Disdik Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnoto, saat melakukan inspeksi terhadap kondisi bangunan sekolah tersebut.
Menurut Puguh, revitalisasi akan dilaksanakan pada tahun 2026. Namun, tidak hanya ruang kelas 4 yang mengalami kerusakan parah, tetapi juga ruang kelas 5 dan 6. Kondisi ketiga ruang kelas tersebut dinilai sama-sama memprihatinkan dan berpotensi roboh.
Kami akan mengusulkan pembangunan revitalisasi untuk tiga ruang kelas, yaitu kelas 4, 5, dan 6, ujarnya. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah lain yang memiliki bangunan kelas dalam kondisi mengkhawatirkan diminta segera mengajukan usulan revitalisasi. Disdik akan berupaya mengakomodir semua usulan tersebut.
Puguh menjelaskan bahwa pihaknya sedang merekap usulan dari berbagai sekolah mulai bulan Oktober hingga November tahun ini. Selain menunggu usulan, pihak Disdik juga aktif melakukan pemetaan terhadap sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan struktur bangunan.
Kejadian Atap Kelas Ambruk
Sebelumnya, atap satu ruang kelas di SDN II Jatigreges ambruk. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (24/10/2025) pukul 07.49 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka serius karena siswa dan guru sedang berkegiatan di luar ruangan kelas.
Peristiwa itu terjadi saat seluruh siswa sedang melaksanakan kegiatan bersih-bersih area luar kelas. Siswa kelas 4 berjumlah enam orang. Sebelum atap ambruk, dua siswa sempat mendengar suara seperti patahan rangka atap ketika berada di dalam kelas untuk mengambil perlengkapan.
Mereka langsung keluar dari kelas dan menuju ruang guru untuk melaporkan adanya gangguan pada struktur atap. Para guru kemudian mengecek ruang kelas 4 dan tak lama setelah dicek, atap ambruk.
Upaya Pencegahan dan Perbaikan
Kondisi atap ruang kelas 4 memang sudah sangat memprihatinkan. Dengan adanya kejadian ini, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan dan pencegahan lebih lanjut.
Selain itu, pihak sekolah juga akan meningkatkan pengawasan terhadap kondisi bangunan agar tidak terjadi kejadian serupa. Pelibatan masyarakat dan komite sekolah juga diperlukan untuk memastikan keamanan lingkungan belajar.
Tindakan Lanjutan
Disdik Kabupaten Nganjuk akan terus memantau perkembangan situasi di sekolah-sekolah lain. Selain itu, mereka juga akan melakukan evaluasi terhadap semua bangunan sekolah yang berpotensi membahayakan keselamatan siswa dan guru.
Puguh Harnoto menyampaikan bahwa prioritas utama adalah memastikan keamanan dan kenyamanan lingkungan pendidikan. Dengan revitalisasi yang direncanakan, diharapkan dapat memberikan suasana belajar yang lebih baik bagi para siswa.
Komentar
Kirim Komentar