
Destinasi Wisata yang Menjadi Harapan bagi Nelayan Banyuwangi
Di balik kehidupan nelayan sederhana di pesisir utara Banyuwangi, tersembunyi destinasi wisata yang kini menjadi sorotan dunia. Nama Bangsring Underwater kini menjadi salah satu ikon wisata yang menarik perhatian pengunjung lokal maupun internasional. Destinasi ini lahir dari tangan-tangan masyarakat pesisir Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, yang berjuang untuk menjaga ekosistem laut dan mengembangkan wisata berbasis konservasi.
Dulunya, wilayah ini dikenal sebagai daerah yang rusak akibat praktik penangkapan ikan dengan bom dan racun. Namun, kini kondisi laut telah membaik. Laut kembali biru, karang tumbuh sehat, dan ikan-ikan berwarna-warni menari di antara terumbu karang. Perubahan ini terjadi berkat kesadaran para nelayan yang bertransformasi menjadi penjaga ekosistem laut dan penggerak wisata berbasis konservasi.
Wisata Edukasi Konservasi
Bangsring Underwater tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga pengalaman edukatif yang bermanfaat bagi pengunjung. Pengunjung dapat belajar tentang cara merawat ekosistem laut, melihat rumah apung tempat rehabilitasi ikan, hingga menanam karang. Dari dermaga, wisatawan dapat menyeberang ke rumah apung sekitar 500 meter dari pantaispot utama untuk snorkeling dan diving.
Di bawah permukaan laut, pemandangan memukau menanti. Terumbu karang warna-warni, ikan nemo yang berenang riang, hingga spot foto bawah air menjadikan wisata ini favorit bagi pecinta laut dan penyelam pemula. Setiap pengunjung akan merasakan betapa indahnya alam bawah laut yang masih terjaga.
Gotong Royong Masyarakat Pesisir
Yang membuat Bangsring Underwater berbeda adalah semangat gotong royong masyarakat setempat. Semua pengelolaan dilakukan oleh kelompok nelayan lokal yang tergabung dalam Kelompok Samudra Bhakti. Mereka menjaga kebersihan pantai, mengatur kunjungan wisatawan, hingga memastikan konservasi tetap berjalan.
Dulu kami menangkap ikan dengan cara merusak. Sekarang kami menjaga laut agar anak cucu kami masih bisa menikmatinya, tutur salah satu pengelola, dengan mata berbinar menatap laut biru di hadapannya. Semangat ini menjadi fondasi utama dari keberhasilan Bangsring Underwater sebagai destinasi wisata yang ramah lingkungan.
Ikon Wisata Banyuwangi yang Mendunia
Kini, Bangsring Underwater menjadi salah satu ikon wisata unggulan Banyuwangi. Setiap akhir pekan, ratusan wisatawan lokal dan mancanegara datang untuk menikmati snorkeling, banana boat, atau sekadar menikmati sunset di tepi pantai. Keberadaan wisata ini tidak hanya memberikan dampak positif pada pariwisata, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Bupati Banyuwangi pun sering menyebut Bangsring sebagai contoh sukses ekowisata berbasis masyarakat. Ini merupakan perpaduan sempurna antara konservasi, edukasi, dan ekonomi lokal. Di sinilah laut bukan lagi sekadar sumber penghidupan, tapi juga sumber harapan bagi masyarakat dan generasi mendatang.
Komentar
Kirim Komentar