
Jakarta Cuaca panas ekstrem yang melanda berbagai wilayah di Indonesia telah memicu peningkatan permintaan terhadap air minum dalam kemasan (AMDK). Hal ini turut berdampak pada kinerja penjualan Crystalline, yang mencatat pertumbuhan signifikan pada kuartal IV 2025.
Marketing Director Crystalline, Wijoyo Setionegoro, menjelaskan bahwa tren penjualan perusahaan selama kuartal IV mengalami pertumbuhan hingga double digit dibandingkan rata-rata penjualan bulanan pada periode JanuariSeptember 2025. Ia menilai hal ini menunjukkan tidak ada perlambatan, melainkan pertumbuhan yang positif menjelang akhir tahun.
Menurutnya, peningkatan permintaan didorong oleh kombinasi faktor eksternal dan strategi internal perusahaan. Salah satu faktor eksternal adalah cuaca panas ekstrem yang meningkatkan kebutuhan hidrasi masyarakat. Dalam situasi tersebut, kemasan Crystalin 600 mL menjadi pilihan utama karena praktis untuk dikonsumsi secara langsung atau saat bepergian.
Selain itu, Crystalline juga memperluas pasar konsumsi rumah tangga melalui kemasan galon. Kinerja perusahaan diperkuat oleh strategi pemasaran yang konsisten dan berfokus pada kebutuhan konsumen. Perusahaan aktif mendengarkan masukan dari pelanggan, dengan banyak yang menyebutkan bahwa air Crystaline terasa ringan di tenggorokan dan nyaman di lambung.
Beberapa konsumen yang mengalami gejala gerd bahkan memberikan testimoni bahwa minum Crystaline tidak membuat eneg atau kembung, sehingga nyaman di lambung, ujar Wijoyo.
Untuk menjaga visibilitas merek, Crystalline melakukan kolaborasi kreatif dengan Garuda Indonesia dan ilustrator Tahilalats. Kolaborasi ini dinilai efektif dalam memperkuat relevansi merek dengan berbagai segmen konsumen.
Crystalline juga aktif dalam berbagai acara besar seperti Pekan Raya Jakarta dan Surabaya, Crystaline Run, serta festival musik dan olahraga. Dari sisi promosi, perusahaan menjalankan program consumer promo dan trade promo untuk memperkuat engagement dengan konsumen sekaligus mitra dagang. Pendekatan ini membantu memastikan ketersediaan produk dan mempercepat perputaran di pasar.
Meski menghadapi tantangan seperti tekanan daya beli dan persaingan yang semakin ketat di industri AMDK, Wijoyo tetap optimistis akan terus melihat tren positif hingga akhir tahun. Ia memproyeksikan pertumbuhan penjualan kuartal IV tetap berada di atas double digit.
Fokus kami adalah menjaga ketersediaan produk, memperkuat inovasi pemasaran, dan meningkatkan efisiensi agar dapat memberikan produk berkualitas dengan value terbaik bagi konsumen, tambahnya.
Komentar
Kirim Komentar