BPBD Toraja Utara Minta Warga Waspadai Ancaman Bencana

BPBD Toraja Utara Minta Warga Waspadai Ancaman Bencana

BPBD Toraja Utara Minta Warga Waspadai Ancaman Bencana

Perubahan Cuaca Ekstrem Memicu Kewaspadaan Terhadap Bencana di Toraja Utara

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Toraja Utara memberikan peringatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. Hal ini dilakukan mengingat adanya perubahan cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Cuaca di wilayah tersebut saat ini sangat tidak menentu, dengan pagi hingga siang hari sering kali dipenuhi sinar matahari yang terik, namun di sore hingga malam hari bisa terjadi hujan deras secara tiba-tiba.

Advertisement

Kondisi cuaca seperti ini berpotensi memicu bencana alam seperti tanah longsor dan banjir, terutama di daerah-daerah yang sudah dikenal sebagai wilayah rawan. Oleh karena itu, BPBD Toraja Utara telah mengambil langkah-langkah preventif untuk memastikan masyarakat tetap waspada dan siap menghadapi ancaman tersebut.

Kepala BPBD Toraja Utara, Alexander Limbong Tiku, menjelaskan bahwa pihaknya telah merespons informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Ia menyampaikan bahwa imbauan resmi telah disebarkan ke seluruh kecamatan di wilayah Toraja Utara agar dapat diteruskan kepada masyarakat atau lembang.

Terkait perubahan musim kemarau ke musim hujan, kemarin saya menandatangani himbauan yang mempedomani informasi perkiraan dari BMKG. Saya tindak lanjuti dan saya edarkan ke semua kecamatan yang ada di Toraja Utara untuk diberitahukan kepada masyarakat atau lembang, ujar Alexander.

Menurutnya, curah hujan di wilayah Toraja Utara diperkirakan akan meningkat signifikan pada 20 hingga 30 Oktober 2025. Peningkatan ini menjadi perhatian serius karena sebagian besar wilayah Toraja Utara memiliki kontur tanah yang rentan terhadap longsoran.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di kawasan berisiko tinggi untuk tetap waspada terhadap perubahan kondisi alam. Himbauan saya untuk orang-orang yang bertempat tinggal di lereng-lereng gunung, pinggir-pinggir sungai, agar waspada dan siaga menghadapi curah hujan yang tinggi yang bisa mengakibatkan longsor dan banjir, tambahnya.

BPBD Toraja Utara juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika ditemukan tanda-tanda bencana, seperti retakan tanah atau debit air sungai yang meningkat. Langkah ini dimaksudkan untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar dan meminimalkan dampak bencana terhadap masyarakat.

Langkah-Langkah Pencegahan yang Dilakukan BPBD

  1. Penyebaran Imbauan Resmi
    BPBD Toraja Utara telah menyebarkan imbauan resmi ke seluruh kecamatan agar masyarakat dapat memperoleh informasi tentang potensi bencana dan cara menghadapinya.

  2. Pemantauan Cuaca dan Curah Hujan
    Tim BPBD terus memantau perkembangan cuaca dan curah hujan berdasarkan data dari BMKG. Hal ini membantu dalam merencanakan tindakan pencegahan yang tepat.

  3. Peningkatan Kesadaran Masyarakat
    Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya bencana, terutama bagi mereka yang tinggal di area rawan seperti lereng gunung atau pinggir sungai.

  4. Pelaporan Dini
    Masyarakat diminta untuk segera melaporkan tanda-tanda bencana, seperti retakan tanah atau peningkatan debit air, agar dapat segera diambil tindakan.

  5. Koordinasi dengan Instansi Terkait
    BPBD bekerja sama dengan instansi lain seperti BMKG dan pemerintah daerah untuk memastikan koordinasi yang baik dalam menghadapi bencana.

Tips untuk Menghadapi Bencana

  • Jaga Kebersihan Lingkungan
    Membersihkan saluran air dan area sekitar rumah dapat mencegah genangan air yang berpotensi menyebabkan banjir.

  • Persiapkan Alat Evakuasi
    Siapkan peralatan evakuasi seperti tas darurat, senter, dan makanan siap saji untuk kebutuhan darurat.

  • Ikuti Informasi dari Sumber Terpercaya
    Selalu ikuti informasi cuaca dan bencana dari sumber yang terpercaya seperti BMKG atau BPBD setempat.

  • Buat Rencana Darurat Bersama Keluarga
    Diskusikan rencana darurat bersama keluarga, termasuk titik kumpul dan jalur evakuasi yang aman.


Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar