
aiotrade
Banjir yang melanda sejumlah wilayah Kota Semarang akibat guyuran hujan deras dan rob mengakibatkan genangan air di beberapa titik. Salah satu lokasi yang paling terdampak adalah Jalan Kaligawe Raya, yang menjadi jalur utama antara Semarang dan Surabaya.
Hingga Sabtu pagi (24/10), genangan air masih belum surut. Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, setidaknya ada delapan titik jalan raya dan permukiman yang tergenang dengan ketinggian sekitar 90 sentimeter.
Menanggapi situasi ini, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan tiga dapur umum untuk masyarakat yang terdampak banjir. Selain itu, sebanyak delapan pompa air juga dikerahkan untuk membantu mengurangi genangan.
"Kemudian pompa juga sudah bekerja sama dengan Dinas Pusdataru. Untuk sudetan-sudetan akan kita lakukan besok Senin," ujarnya saat kunjungan kerja di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat malam (24/10).
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan pemerintah kabupaten/kota yang terdampak banjir, khususnya di wilayah Demak dan Semarang.
"Karena prakiraan cuaca tidak bisa kita prediksi, sehingga kita harus menyiapkan betul. Provinsi dan kabupaten bekerja sama agar tidak terjadi luapan yang lebih fluktuatif pada masyarakat terdampak," tambah Luthfi.
Yang terpenting saat ini, Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang bersinergi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak, seperti penyediaan dapur umum dan bantuan sosial.
"Kemudian pengurangan banjir yang kita lakukan terus, kita maksimalkan, ya kita doakan tidak terlalu fluktuatif ya cuaca di wilayah Jawa Tengah, khususnya di Semarang, sehingga tidak menumpuk kembali (banjir)," pungkasnya.
Di sisi lain, berdasarkan data dari laman resmi bnpb.go.id, sebanyak 4.265 jiwa dari Kecamatan Genuk dan 33.915 jiwa dari Kecamatan Pedurungun terdampak banjir Semarang kali ini.
Beberapa titik dengan genangan tinggi antara lain:
- Bangetayu Kulon dengan ketinggian air mencapai 20 - 50 cm.
- Banjardowo, Gebangsari, dan Genuksari memiliki genangan rata-rata 15 - 60 cm.
Sementara di kawasan Jalan Pantura Kaligawe, air setinggi setengah meter membuat lalu lintas tersendat dan truk-truk besar terjebak hingga lebih dari 24 jam. Di depan RSI Sultan Agung, genangan bahkan mencapai 80 cm.
Dengan kondisi tersebut, pihak terkait terus berupaya untuk menangani banjir dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Mereka juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dan siap menghadapi perubahan cuaca yang tidak dapat diprediksi.
Komentar
Kirim Komentar