Atap Lapangan Padel Meruya Jakbar Roboh Saat Hujan Lebat dan Angin Kencang

Atap Lapangan Padel Meruya Jakbar Roboh Saat Hujan Lebat dan Angin Kencang

Atap Lapangan Padel Meruya Jakbar Roboh Saat Hujan Lebat dan Angin Kencang

Advertisement

Peristiwa Atap Lapangan Padel Ambruk di Jakarta Barat

Peristiwa yang mengejutkan terjadi di kawasan Meruya, Jakarta Barat, pada Minggu (26/10/2025). Atap dari lapangan padel tiba-tiba ambruk, sehingga memicu kepanikan di kalangan pengunjung. Kejadian ini cepat viral di media sosial, dengan video yang menampilkan para pengunjung berlarian keluar lapangan saat atap tersebut runtuh.

Dalam video yang beredar, terlihat para pengunjung berusaha menyelamatkan diri dengan segera meninggalkan area tersebut. Teriakan histeris terdengar dari para warga yang sedang bermain dan mencoba menghindari potongan atap serta rangka bangunan yang berserakan di sekitar lapangan. Beberapa orang tampak panik dan berusaha memberi instruksi kepada yang lain agar tetap tenang dan mencari jalan keluar.

Salah satu warga terlihat berteriak, "Mbak tolong hati-hati ya, tolong hati-hati iya jalan keluar," sambil memperingatkan pengunjung untuk tidak terburu-buru dan tetap waspada. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan keselamatan dalam situasi darurat seperti ini.

Penyebab Kebocoran Atap Lapangan Padel

Menanggapi peristiwa tersebut, Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, menjelaskan bahwa kerusakan pada atap lapangan padel disebabkan oleh cuaca ekstrem. Ia menyebutkan bahwa kejadian ini terjadi akibat hujan deras yang disertai angin kencang. Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi faktor utama yang menyebabkan struktur atap lapangan padel mengalami kerusakan.

"Ketika hujan deras disertai angin kencang, sarana olahraga padel mengalami kerusakan," ujar Uus, Minggu (26/10/2025). Ia juga menegaskan bahwa insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa, meskipun beberapa bagian atap mengalami kerusakan parah.

Tindakan yang Dilakukan Setelah Kejadian

Setelah kejadian tersebut, pihak pengelola lapangan segera mengambil langkah-langkah darurat. Salah satunya adalah memanggil pihak kepolisian untuk melakukan investigasi lebih lanjut. Uus menambahkan bahwa kerusakan meliputi enam lapangan padel yang terkena dampak langsung dari kejadian ini.

Meski tidak ada korban jiwa, kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat dan pengelola fasilitas umum tentang pentingnya pemeliharaan infrastruktur yang baik. Dengan kondisi cuaca yang semakin tidak menentu, diperlukan penanganan yang lebih cepat dan efektif untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Kesimpulan

Insiden atap lapangan padel yang ambruk di Jakarta Barat menjadi peringatan bahwa bencana alam bisa terjadi kapan saja, bahkan di tengah aktivitas sehari-hari. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya kesiapan dan tanggap terhadap kondisi cuaca ekstrem. Selain itu, pentingnya pemeliharaan dan pemeriksaan berkala terhadap infrastruktur publik juga menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar