Aqua Heboh, BPKN Periksa Pabrik AMDK

Aqua Heboh, BPKN Periksa Pabrik AMDK

Advertisement

Penyelidikan BPKN terhadap Sumber Air Aqua

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) akan segera memanggil PT Tirta Investama, produsen air minum dalam kemasan (AMDK) Aqua, untuk memberikan penjelasan mengenai sumber air yang digunakan dalam produksi produknya. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya BPKN dalam menjaga kepercayaan publik dan melindungi konsumen.

Ketua BPKN, Mufti Mubarok, menyatakan bahwa undangan telah dikirimkan kepada manajemen Aqua pada hari Selasa (28/10/2025) di Kantor BPKN RI, Jakarta Pusat. Menurut Mufti, pihak Aqua akan hadir untuk memberikan klarifikasi terkait isu yang muncul belakangan ini.

Hari Selasa besok mereka datang ke BPKN, dan BPKN akan turun gunung ke sejumlah sumber AMDK termasuk Aqua, ujar Mufti kepada Bisnis, Minggu (26/10/2025). Ia menambahkan bahwa BPKN juga akan melakukan investigasi langsung ke lokasi sumber air yang digunakan oleh Aqua.

Undangan klarifikasi ini ditujukan kepada beberapa jajaran manajemen Aqua, seperti perwakilan direksi, penasihat hukum, ahli air dan hidrogeologi, serta manajer perizinan. Tujuannya adalah untuk memperoleh keterangan resmi dari perusahaan tersebut, sesuai dengan fungsinya sebagai lembaga perlindungan konsumen.

Mufti menyampaikan bahwa jika klaim bahwa Aqua menggunakan air dari sumur bor benar, hal tersebut akan bertentangan dengan iklan yang selama ini dipasang oleh Aqua. Dalam iklannya, Aqua menyebutkan bahwa sumber air berasal dari pegunungan.

Ia memastikan bahwa langkah BPKN bukan untuk menjatuhkan reputasi perusahaan tertentu, tetapi lebih pada upaya menjaga kepercayaan publik dan melindungi hak konsumen nasional.

Tanggapan Resmi Aqua

Dalam laman resminya, Aqua telah merespons dugaan yang menyebutkan bahwa produk mereka berasal dari sumur bor biasa. Manajemen Aqua menyatakan bahwa air yang digunakan dalam produksinya berasal dari akuifer dalam yang merupakan bagian dari sistem hidrogeologi pegunungan.

Selain itu, Aqua menyebutkan bahwa produk mereka terlindungi secara alami dan telah melalui proses seleksi serta kajian ilmiah oleh para ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Padjadjaran (Unpad).

Air yang digunakan Aqua berasal dari lapisan dalam yang tidak bersinggungan dengan air permukaan yang digunakan masyarakat. Proses pengambilan air dilakukan sesuai izin pemerintah dan diawasi secara berkala oleh pemerintah daerah dan pusat melalui Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, tulis manajemen Aqua.

Proses Pengelolaan Air oleh Aqua

Aqua menjelaskan bahwa air yang digunakan dalam produksinya berasal dari sumber alami yang telah melalui berbagai tahapan pengujian dan pemeriksaan. Proses pengambilan air dilakukan dengan izin resmi dari pemerintah dan diawasi oleh lembaga terkait.

Pengelolaan air oleh Aqua juga didukung oleh teknologi modern dan standar kualitas yang ketat. Setiap tahapan produksi dilakukan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Beberapa hal yang menjadi fokus dalam pengelolaan air oleh Aqua antara lain:

  • Sumber Air: Aqua menggunakan air dari akuifer dalam yang tidak terganggu oleh aktivitas manusia.
  • Proses Pengambilan: Pengambilan air dilakukan sesuai izin pemerintah dan diawasi oleh instansi terkait.
  • Pengujian Kualitas: Air yang digunakan dalam produksi telah melalui berbagai pengujian laboratorium untuk memastikan kualitasnya.
  • Kepatuhan Hukum: Aqua mematuhi semua regulasi yang berlaku terkait penggunaan air dan perlindungan lingkungan.

Dengan adanya penyelidikan BPKN, Aqua diharapkan dapat memberikan jawaban yang jelas dan transparan mengenai sumber air yang digunakan dalam produksinya. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan bahwa produk Aqua tetap aman dan berkualitas.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar