
Persiapan Pemko Pekanbaru Menghadapi Musim Hujan
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah memprediksi bahwa puncak musim hujan akan terjadi pada bulan November mendatang. Dengan prediksi ini, berbagai instansi terkait mulai mempersiapkan langkah-langkah antisipasi untuk menghadapi potensi banjir di kota tersebut dan sekitarnya.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana. Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi ancaman banjir.
Langkah antisipasi ini mendapat apresiasi dari Komisi IV DPRD Pekanbaru. Namun, mereka menekankan agar kesiapan ini tidak hanya menjadi formalitas belaka. "Ada beberapa OPD yang berkaitan dengan musim hujan dan banjir. Harus ada saling koordinasi, dan benar-benar action di lapangan," ujar Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Rois SAg, Minggu (26/10/2025).
Peran BPBD dan Instansi Terkait
Khususnya bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Rois menekankan bahwa mereka harus siap di titik-titik banjir nantinya. Mulai dari perahu karet, tenda darurat, hingga peralatan lainnya. Hal ini sangat penting untuk memastikan respons cepat dan efektif saat terjadi bencana.
Sementara itu, instansi seperti Dinas PUPR dan Perkim sudah rutin melakukan upaya pencegahan banjir. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain normalisasi saluran drainase, pengerukan sedimen, serta memastikan aliran air di saluran sekunder dan primer tetap lancar. Selain itu, mereka juga aktif mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan agar aliran air tidak terganggu.
Pentingnya Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat
Selain tindakan teknis, sosialisasi terus dilakukan kepada masyarakat. Tujuannya adalah untuk memastikan masyarakat sadar akan pentingnya menjaga kebersihan saluran air di depan rumah mereka. Mereka juga diajak untuk tidak membuang sampah sembarangan di dalam parit atau saluran air.
"Kurangi kegiatan seremonial yang tidak memberi dampak. Apalagi istilah-istilah dan slogan, tapi tidak sesuai dengan kenyataan. Sekarang ini sangat perlu kerja nyata," tambah Rois.
Kolaborasi dengan Pihak Lain
Komisi IV juga berharap Pemko Pekanbaru terus berkoordinasi dengan Pemprov Riau dan perwakilan pemerintah pusat di Kota Pekanbaru. Kolaborasi ini diperlukan agar bisa benar-benar mengatasi masalah banjir dan mencegah rumah warga terendam akibat curah hujan tinggi.
Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi yang baik, diharapkan Pekanbaru dapat mengurangi risiko banjir dan melindungi masyarakat dari dampak buruk musim hujan.
Komentar
Kirim Komentar