Anjt Lepas Saham 2 Anak Usaha di Papua Senilai Rp405,59 Miliar

Anjt Lepas Saham 2 Anak Usaha di Papua Senilai Rp405,59 Miliar

Advertisement

Divestasi Saham oleh Austindo Nusantara Jaya Tbk.

PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT), sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kelapa sawit dan CPO, melakukan divestasi saham terhadap dua anak usahanya ke PT Harmoni Agri Mandiri (HAM). Proses ini dilakukan oleh Direktur Austindo Nusantara Jaya, Hilman Lukito dan Isen Henry Tjong, yang menyatakan bahwa perseroan dan entitas anaknya, PT Austindo Nusantara Jaya Agri (ANJA), telah menjual seluruh kepemilikan saham di dua perusahaan anak pada 1 Oktober 2025.

Saham yang dijual mencakup:

  • PT Putera Manunggal Perkasa (PMP): Terdiri dari 1.167.460.000 saham (68%) yang dimiliki oleh ANJA dan 549.393.000 saham (32%) yang dimiliki oleh ANJT.
  • PT Permata Putera Mandiri (PPM): Terdiri dari 1.288.565.000 saham (66%) yang dimiliki oleh ANJA dan 663.806.000 saham (34%) yang dimiliki oleh ANJT.

Seluruh saham tersebut dijual kepada PT Harmoni Agri Mandiri (HAM), yang merupakan pihak ketiga dan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan para penjual. Hal ini disampaikan dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan pada Jumat, 3 Oktober 2025.

Lokasi dan Operasional Perusahaan Anak

PT Putera Manunggal Perkasa dan PT Permata Putera Mandiri berlokasi di Sorong Selatan, Papua. Kedua perusahaan ini mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 2020. Dalam semester pertama tahun 2025, jumlah aset sebelum eliminasi untuk PPM mencapai US$116,57 juta dan untuk PPM mencapai US$91,17 juta.

Alasan dan Tujuan Divestasi

Hilman dan Isen menyampaikan bahwa penjualan saham dilakukan dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian dan mempertimbangkan kondisi hukum, keuangan, serta prospek usaha secara menyeluruh. Tujuan utama dari transaksi ini adalah untuk memperkuat posisi keuangan perusahaan, meningkatkan efisiensi portofolio investasi, serta mengoptimalkan fokus bisnis pada entitas dan kegiatan usaha yang lebih strategis.

Nilai transaksi dari divestasi aset ANJT mencapai Rp405,59 miliar, yang terdiri dari:

  • Penjualan saham PPM sebesar Rp133,42 miliar.
  • Penjualan saham PMP sebesar Rp272,16 miliar.

Harga jual ditentukan berdasarkan laporan penilaian yang memperhitungkan aset dan liabilitas dari PPM dan PMP, termasuk nilai utang keuangan sekitar Rp1,31 triliun per 31 Juli 2025.

Pengaruh Transaksi terhadap Aset Perusahaan

Transaksi divestasi ini mencakup perolehan dan pelepasan atas perusahaan atau segmen operasi, yang mencapai 36,18% dari total aset ANJT per 31 Desember 2025.

Proses ini dilakukan setelah ANJT berganti pengendali menjadi bagian dari First Resources Limited, yang bermarkas di Singapura. Hal ini menunjukkan perubahan strategis dalam kepemilikan dan arah bisnis perusahaan.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar