Anak Usaha Indokripto (COIN) Perkenalkan Bursa Kripto CFX ke Investor Global

Anak Usaha Indokripto (COIN) Perkenalkan Bursa Kripto CFX ke Investor Global

Advertisement

Peran Bursa CFX dalam Menjaga Kepemimpinan Pasar Aset Kripto Indonesia

Di tengah pertumbuhan pesat industri aset kripto di Indonesia, Bursa aset kripto anak usaha PT Indokripto Koin Semesta Tbk. (COIN), yaitu PT Central Finansaial X (CFX), menunjukkan keunggulan yang signifikan. Dalam forum Konferensi Kripto Global, TOKEN2049 yang berlangsung di Singapura, Direktur CFX, Subani, menyampaikan bahwa pasar aset kripto Indonesia memiliki keunggulan kompetitif yang terletak pada kerangka regulasi yang akomodatif dan kolaboratif serta ekosistem aset kripto yang lengkap.

Subani menjelaskan bahwa partisipasi CFX dalam TOKEN2049 adalah wujud komitmen bursa dalam memajukan industri aset kripto Indonesia. Ia ingin menunjukkan kepada pelaku industri global bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat perdagangan aset kripto di kawasan Asia Tenggara.

Pertumbuhan Pasar Lokal yang Mengesankan

Pertumbuhan pasar spot lokal yang telah teregulasi berhasil mencatatkan peningkatan sebesar 6,9% pada kuartal kedua 2025. Berbeda dengan pasar spot global yang belum teregulasi, justru mengalami penurunan sebesar 27,7% pada periode yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa pasar domestik yang teregulasi semakin dipercaya oleh masyarakat.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa jumlah konsumen aset kripto telah mencapai 16,5 juta per Juli 2025. Angka tersebut meningkat 27,10% dibandingkan posisi akhir Januari 2025 yang hanya mencapai 12,9 juta.

Kinerja CFX yang Menjanjikan

Kinerja anak usaha COIN ini juga menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Dalam enam bulan terakhir, transaksi derivatif kripto di Bursa CFX tembus Rp67,9 triliun, atau meningkat lebih dari 10 kali lipat dibandingkan total transaksi pada periode September 2024 sampai Februari 2025. Selama 12 bulan terakhir, nilai transaksi derivatif kripto di Bursa CFX mencapai Rp73,8 triliun.

Dengan tren pertumbuhan ini, produk derivatif kripto telah berkontribusi sekitar 22% terhadap total transaksi aset kripto nasional sepanjang Januari hingga Agustus 2025.

Strategi Pengembangan Masa Depan

Subani menyatakan bahwa capaian impresif ini masih terjadi di fase awal pertumbuhan industri, yang menunjukkan bahwa masih ada ruang luas untuk pertumbuhan di masa depan. Untuk itu, Bursa CFX akan fokus pada pendalaman pasar melalui pengembangan ragam produk bernilai tambah dan perluasan use case aset kripto.

"Kami akan mendorong inovasi dalam menjadikan aset kripto sebagai solusi keuangan digital yang lebih luas, seperti stablecoin berbasis rupiah untuk meningkatkan likuiditas dan penggunaan transaksi remitansi lintas negara, serta optimalisasi penggunaan aset kripto sebagai jaminan dalam melakukan pinjaman,” tambah Subani.

Peluang bagi Investor Global

Menurutnya, peluang bagi investor global untuk berpartisipasi sangat terbuka lebar, didukung oleh regulasi supportif yang memungkinkan individu maupun entitas asing untuk berinvestasi di pasar aset kripto Indonesia.

Subani berharap kehadiran Bursa CFX di TOKEN2049 dapat menarik minat para pelaku industri global untuk tidak hanya melihat Indonesia sebagai pasar untuk bertransaksi, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem serta turut berpartisipasi secara aktif dalam pengembangan industri aset kripto nasional.

Kinerja Positif CFX dan COIN

Kinerja positif CFX sepanjang tahun ini turut memperbaiki kinerja induk usaha. Berdasarkan laporan keuangan, COIN sepanjang semester I/2025 membukukan pendapatan Rp113,15 miliar, melejit dibanding pendapatan semester I/2024 sebesar Rp600 juta. Sejalan dengan kinerja top line yang naik signifikan, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih COIN juga menjadi positif, sebesar Rp25,51 miliar dibandingkan periode semester I/2024 yang membukukan rugi bersih Rp1,99 miliar.

Kinerja CFX yang melesat juga tidak lepas dari kesuksesan COIN meraup Rp220 miliar dari initial public offering (IPO) yang dilakukan perseroan pada 9 Juli 2025. Dalam prospektus perusahaan, dana yang diperoleh dari IPO tersebut sebesar 85% diberikan kepada CFX dalam bentuk penyertaan modal yang digunakan sebagai modal kerja. Artinya, CFX mendapat suntikan dana Rp187 miliar dari proses IPO COIN.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar