Anak 8 Tahun Hilang Terseret Arus Kali Saat Hujan

Anak 8 Tahun Hilang Terseret Arus Kali Saat Hujan


Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun, yang dikenal dengan inisial A, hanyut ke dalam saluran air saat bermain di bawah hujan bersama teman-temannya di perumahan Pamulang Estate, Tangerang Selatan, Banten. Kejadian tersebut terjadi pada hari Minggu (26/10) sekitar pukul 14.30 WIB.

Advertisement

Awalnya, korban sedang bermain di dekat saluran air yang mengalir deras. Saat itu, sandal yang ia gunakan terjatuh ke dalam saluran tersebut. Dengan coba mengambil sandalnya, korban langsung melompat ke dalam saluran dan akhirnya terbawa arus air. Akibatnya, korban tenggelam dan tidak dapat ditemukan.

Menurut informasi yang diperoleh dari Penata Layanan Operasional Danton BPBD Tangsel, Dian Wiryawan, kejadian ini terjadi saat korban sedang bermain hujan di area perumahan. Korban sedang bermain di pinggir selokan yang alirannya cukup deras, ujarnya.

Sandal korban terjatuh ke dalam selokan, lalu korban melompat untuk mengambilnya. Sayangnya, korban terbawa arus dan akhirnya tenggelam, tambahnya.


Kejadian ini juga disaksikan oleh enam anak lainnya yang ikut bermain. Setelah mengetahui kejadian tersebut, tim BPBD bersama dengan pihak gabungan segera melakukan pencarian terhadap korban.

Dian menjelaskan bahwa pencarian dilakukan dengan cara berenang menyusuri aliran kali mulai dari radius 50 meter dari titik awal korban terbawa arus hingga mencapai radius sekitar 1,5 kilometer.

Namun, hingga berita ini dibuat pada malam hari, keberadaan korban masih belum diketahui. Pencarian pun dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali esok pagi.

Besok pagi, kami akan melanjutkan pencarian mulai pukul 7, jelas Dian.

Selama proses pencarian berlangsung, masyarakat di sekitar lokasi kejadian tetap memantau situasi dan membantu proses evakuasi. Kepolisian setempat juga telah turun tangan untuk membantu memastikan keamanan dan kelancaran operasi pencarian.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi para orang tua dan pengawas anak-anak agar lebih waspada ketika anak-anak bermain di daerah yang memiliki aliran air deras atau saluran yang tidak aman. Mereka diminta untuk selalu memperhatikan lingkungan sekitar dan memastikan anak-anak tidak bermain di tempat yang berbahaya.

Selain itu, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi situasi seperti ini. Dengan kerja sama antara warga, aparat, dan organisasi keselamatan, diharapkan proses pencarian bisa berjalan lancar dan memberikan hasil yang maksimal.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar