
PSSI Umumkan Delapan Kriteria Utama dalam Pencarian Pelatih Baru Timnas Indonesia
Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) telah mengungkapkan delapan kriteria utama yang akan digunakan dalam proses pencarian pelatih baru untuk Timnas Indonesia. Pengumuman ini disampaikan oleh Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, setelah masa kerja Patrick Kluivert berakhir dan Timnas tidak akan tampil dalam FIFA Matchday November mendatang.
Salah satu poin penting dari kriteria tersebut adalah bahwa nama Shin Tae-yong tidak lagi dipertimbangkan sebagai kandidat pelatih. Meskipun pelatih asal Korea Selatan itu pernah menyatakan kesiapannya untuk kembali menangani skuad Garuda, PSSI memutuskan untuk mencari arah baru yang lebih strategis dan jangka panjang.
Tentang profiling, hal ini tidak terkait dengan kewarganegaraan, ujar Zwiers dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (24/10/2025). Titik awal kami selalu mencari profil yang tepat yang sesuai dengan Indonesia, dan itulah titik awal kami.
Berikut adalah delapan kriteria utama yang ditetapkan oleh PSSI dalam proses pencarian pelatih baru:
- Tidak terpaku pada kewarganegaraan Fokus utama adalah pada profil pelatih, bukan asal negara.
- Memahami konteks sepak bola Indonesia Pelatih harus paham karakter pemain lokal, dinamika kompetisi, dan ekspektasi publik.
- Selaras dengan visi jangka panjang (Piala Dunia 2030) Pelatih harus mampu membangun fondasi menuju target besar.
- Siap menghadapi target jangka pendek (Piala Asia 2027) Kemampuan untuk tampil kompetitif dalam waktu dekat sangat penting.
- Memiliki rekam jejak yang terbukti Pengalaman melatih tim nasional atau klub besar menjadi nilai tambah.
- Kepemimpinan strategis Pelatih harus mampu menyusun strategi dan memimpin tim lintas kelompok usia.
- Terhubung dengan komunitas dan penggemar Sosok pelatih harus bisa membangun komunikasi yang baik dan mewakili identitas nasional.
- Selaras dengan KPI dan filosofi PSSI Kandidat harus mampu bekerja dalam kerangka indikator kinerja utama yang sedang disusun.
Zwiers menegaskan bahwa proses seleksi tidak akan dilakukan secara tergesa-gesa. PSSI ingin memastikan bahwa pelatih baru benar-benar mampu membawa perubahan nyata dan berkelanjutan.
Kami ingin lolos ke Piala Dunia 2030, jadi kami selaras dengan itu melalui profiling kami, tambahnya. Kami juga membutuhkan pelatih yang dapat tampil baik dalam jangka pendek, serta terhubung dengan komunitas dan mewakili identitas yang kami perjuangkan.
Dengan kriteria tersebut, PSSI secara tidak langsung menutup peluang kembalinya Shin Tae-yong. Meski kontribusinya di masa lalu tetap dihargai, federasi kini fokus mencari sosok baru yang lebih sesuai dengan arah pembangunan sepak bola nasional.
Komentar
Kirim Komentar