21 Mobil Dinas Rohil Sudah Kembali ke BPKAD, Ini Pernyataan Kajari

21 Mobil Dinas Rohil Sudah Kembali ke BPKAD, Ini Pernyataan Kajari

21 Mobil Dinas Rohil Sudah Kembali ke BPKAD, Ini Pernyataan Kajari

Penyelamatan Aset Pemkab Rohil oleh Kejari Rohil

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rokan Hilir (Rohil), Andi Adikawira Putera, mengungkapkan keberhasilan yang dicapai oleh Kejari Rohil dalam penyelamatan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil. Salah satu aset yang berhasil diselamatkan adalah mobil dinas. Menurutnya, sebanyak 22 unit mobil dinas telah berhasil dikembalikan ke pihak yang berwenang.

Advertisement

Peristiwa ini diungkapkan langsung oleh Kajari Rohil saat berada di hadapan awak media dalam pertemuan yang digelar di salah satu cafe di Kecamatan Bangko, Kabupaten Rohil pada Jumat (24/10/2025) sore. Dalam pertemuan tersebut, ia juga didampingi oleh Kasubsi Intelijen Kejari Rohil, Genta Patri Putra.

Sebelumnya, diketahui bahwa ada 55 aset berupa mobil dinas yang dikuasai oleh pihak lain. Namun, hingga kini sebanyak 21 unit dari jumlah tersebut sudah berhasil ditarik dan dikembalikan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Rohil.

"Untuk progres dalam kurun waktu hampir satu bulan, Alhamdulillah sudah saya kembalikan ke bpkad bagian aset sebanyak 21 unit kendaraan roda 4 dari target 55 mobil, mudah-mudahan dalam waktu 2 bulan ini clear, insyaallah nanti akan dilanjutkan oleh Kajari yang baru," kata Andi Adikawira.

Dalam proses penyelamatan aset tersebut, tim yang bekerja menemui beberapa kendala di lapangan. Beberapa mobil dinas sudah berpindah tangan ke pihak lain, sementara kondisi sebagian mobil dinas sudah rusak berat. "Kendala yang kami temukan selama proses pemulihan aset tersebut seperti kendaraan yang sudah pindah tangan serta dalam kondisi rusak berat yang tersebar di beberapa lokasi sehingga sulit untuk dibawa, kendati demikian kita tetap berkoordinasi bagaimana aset itu pulih dan kembali," tambahnya.

Perubahan Jabatan dan Tugas Baru

Di sisi lain, Andi Adikawira Putera, SH, MH, yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Rohil selama 1,5 tahun, kini telah bergeser menduduki jabatan baru sebagai Asisten Pemulihan Aset pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat.

Jabatan Kajari Rohil kini akan diemban oleh Khaidir, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subdirektorat V.C pada Direktorat V Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung.

Proses Penyelamatan Aset yang Terus Berlanjut

Proses penyelamatan aset ini membutuhkan koordinasi yang baik antara instansi terkait. Meski ada kendala, tim Kejari Rohil tetap berupaya keras agar aset-aset yang semula dikuasai oleh pihak lain dapat kembali kepada Pemkab Rohil.

Beberapa kendala yang muncul antara lain:

  • Mobil dinas yang sudah dipindahtangankan ke pihak ketiga.
  • Kondisi mobil yang rusak berat, sehingga sulit untuk dipindahkan.
  • Lokasi mobil yang tersebar di berbagai tempat, membuat proses pengambilan lebih rumit.

Namun, meskipun begitu, upaya penyelamatan aset tetap dilakukan dengan kerja sama yang baik antara Kejari Rohil dan BPKAD Rohil.

Tantangan dan Solusi yang Diambil

Selain kendala fisik, perlu adanya kesadaran dari masyarakat atau pihak yang memiliki aset untuk mengembalikan barang yang tidak sah dimiliki. Dengan adanya kesadaran tersebut, proses penyelamatan aset akan lebih cepat dan efektif.

Tidak hanya itu, kebijakan dan regulasi yang jelas juga menjadi faktor penting dalam menjaga aset daerah. Dengan aturan yang tegas, pihak-pihak yang mencoba menguasai aset secara ilegal akan lebih mudah ditindak.

Langkah-Langkah yang Dilakukan

Berikut beberapa langkah yang diambil oleh Kejari Rohil dalam penyelamatan aset:

  • Melakukan pendataan lengkap terhadap aset yang hilang.
  • Koordinasi dengan instansi terkait seperti BPKAD dan pihak kepolisian.
  • Memastikan proses pengambilan aset dilakukan secara legal dan sesuai aturan.
  • Memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga aset negara.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan proses penyelamatan aset dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang maksimal bagi Pemkab Rohil.

Harapan Masa Depan

Kajari Rohil yang baru diharapkan dapat melanjutkan upaya penyelamatan aset yang telah dimulai. Dengan kepemimpinan yang baru, diharapkan proses penyelamatan aset dapat berjalan lebih efisien dan efektif.

Selain itu, diharapkan pula adanya dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat, agar aset daerah dapat kembali dalam kondisi yang baik dan siap digunakan untuk kepentingan umum.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar